color
Female , 18

Angela's Blog

Cara Mengerjakan Sholat Taubat Nasuha Lengkap,

9 '16 Subject: Education, Viewed by: 21
SESUNGGUHNYA termasuk juga rahmat Allah subhanahu wa ta’ala pada umat ini yaitu terbukanya pintu taubat untuk dia. Pembukaan pintu taubat ini akan tidak terputus hingga roh sudah tiba di tenggorokan atau matahari terbit dari barat. 
Serta termasuk juga rahmat-Nya juga pada umat ini yaitu disyariatkannya satu beribadah yang begitu agung, yang dengannya seseorang hamba bertawassul pada Rabb-Nya dengan mengharapkan di terima taubatnya. Beribadah itu yaitu sholat taubat. Di bawah ini kami kemukakan beberapa persoalan sehubungan dengan sholat itu. 

1. DISYARIATKANNYA sholat TAUBAT 

Pakar pengetahuan sudah setuju ada sholat taubat dalam syari’at ini. Diriwayatkan dari Abu Bakar radhyiallahu’anhu kalau dia sudah berkata : “Aku mendengar Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda : 
“Tidak ada seseorang hamba yang berbuat satu dosa, lalu membaguskan wudhunya, lantas berdiri sholat dua rakaat, lalu beristighfar (memohon ampun) pada Allah terkecuali Allah tentu mengampuninya. “Kemudian beliau membaca ayat : “Dan (juga) beberapa orang yang jika kerjakan perbuatan keji atau menganiaya sendiri, mereka ingat bakal Allah, lantas memohon ampun pada dosa-dosa mereka serta siapa lagi yang bisa mengampuni dosa terkecuali daripada Allah? Serta mereka tak melanjutkan perbuatan kejinya itu, tengah mereka tahu. ” (Ali Imran : 35) ” (Kisah. Abu Dawud (1521), dishahihkan oleh al-Albani dalam shahih Abu Dawud (4/21)) 
Dari Abu Darda radhyiallahu ’anhu dia berkata : Saya mendengar Rasulullah shallahu’alahi wa sallam bersabda : 
“Barangsiapa berwudhu’, lalu membaguskan waudhu’nya, lalu dia berdiri sholat dua rakaat atau empat rakaat, pada ke-2 rakaat itu dia memperbagus dzikir serta khusyu’nya, lalu dia beristighfar (memohon ampun) pada Allah subhanahu wa ta’ala, jadi Allah tentu mengampuninya. “ (Kisah. Ahmad (26997)), dijelaskan oleh al-Albani dalam silsilah Al-Ahadist as-Shahihah (3398) 

2. SEBAB sholat TAUBAT 

Sebab sholat taubat yaitu terjerumusnya seseorang muslim kedalam perbuatan maksiat, apakah maksiat besar atau maksiat kecil. Jadi harus atasnya untuk selekasnya bertaubat darinya, serta disunnahkan baginya untuk lakukan dua rakaat ini. Waktu bertaubat dia mesti lakukan amal shalih, yang salah satunya yaitu sholat taubat ini dengan maksud mendekatkan diri pada Allah subhanahu wa ta’ala, serta memperoleh keutamaannya. Menghadap Allah subhanahu wa ta’ala dengan washilah sholat ini diinginkan Allah subhanahu wa ta’ala terima taubat serta mengampuni dosanya. 

3. WAKTU PELAKSANAAN sholat TAUBAT 

Proses sholat ini sunnah dikerjakan waktu seseorang muslim berkemauan kuat untuk bertaubat dari satu dosa yang sudah ditanganinya. Apakah selekasnya sesudah terperosok lakukan maksiat atau mungkin kemudian. Orang yang sudah berbuat dosa mesti selekasnya bertaubat, walau demikian bila ia tunda taubat jadi taubatnya juga di terima lantaran Allah, karena taubat tetaplah bakal di terima pada saat satu diantara penghambat taubat di bawah ini belum berlangsung : 

1. Bila roh sudah tiba ke kerongkongan, Rasulllah shallahu’alaihi wa sallam bersabda : 
“Sesungguhnya Allah bakal terima taubatnya seseorang hamba pada saat belum saat ini. ” (dihasankan oleh al-Albani dalam Shahih at-Turmudzi (3537)) 

2. Bila matahari sudah terbit dari arah barat. Nabi shallahu’alaihi wa sallam bersabda : 
“Barangsiapa bertaubat sebelumnya matahari terbut dari arah terbenamnya jadi Allah terima taubatnya. ” (Kisah. Muslim (2703)) 
sholat ini disyariatkan pada setiap saat, termasuk juga pada beberapa saat terlarang (seperti, sesudah sholat Ashar), karena sholat taubat ini termasuk juga sholat yang mempunyai sebab, jadi di syariatkan waktu ada satu sebab. 
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata : “Semua beribadah yang memilki sebab bakal terlepas (hilang) bila diakhirkan atau dipending hingga selesainya saat larangan, seperti sujud tilawah, tahiyatul masjid, sholat kusuf, sholat sesudah wudhu’ seperti pada hadist Bilal rahimahullah, demikian juga sholat istikharah bakal terlepas bila orang yang bakal beristikharah mengakhirkannya, juga sholat taubat, bila seorag berbuat dosa, jadi ia harus selekasnya bertaubat, yakni disunnahkan baginya untuk sholat dua rakaat, lalu bertaubat seperti yang disebtkan dalam hadist Abu Bakar as-Shiddiq…” (Majmu’ Fatawa (23/215) 

4. SIFAT sholat taubat 
sholat taubat terbagi dalam dua rakaat, seperti pada hadist Abu Bakar as-Shiddiq rahimahullah. sholat ini disyariatkan untuk orang yang bertaubat dengan cara sendirian, karena sholat ini termasuk juga sholat nafilah yg tidak disyariatkan ditangani dalam berjamaah. Kemudian disunnahkan baginya untuk beristighfar (memohon ampun) pada Allah subhanahu wa ta’ala berdasar pada hadist Abu Bakar rahimahullah. 
Serta tak pernah diriwayatkan dari Nabi shalalhu’alaihi wa sallam kalau beliau shalallahu’alaihi wa sallam menyarankan bacaan spesifik pada dua rakaat ini. Jadi sebaiknya membaca apa sajakah yang diinginkannya. 
Disunnahkan untuk orang yang bertaubat dengan sholat ini untuk bersngguh-sungguh dalam lakukan amal shalih, berdasar pada firman Allah subhanahu wa ta’ala yang berarti : 

“Dan sebenarnya Saya Maha Pengampun untuk orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, lalu tetaplah di jalan yang benar. ” (Thaha : 82) 
Diantara amal shalih yang paling penting diamalkan oleh orang yang bertaubat yaitu bershadaqah, karena shadaqah yaitu termasuk juga sebab paling besar untuk dihapuskannya dosa-dosa. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang berarti :  
“Jika anda memperlihatkan sedekah (mu), jadi itu adalh sangat baik, apabila anda menyembuknyikannya serta anda berikanlah pada beberapa orang fakir, jadi sembunyikan itu tambah baik bagimu, serta Allah bakal menghapuskan dari anda beberapa beberapa kekeliruan-mu. ” (Al-Baqarah : 271) 

KESIMPULAN 

1. sholat taubat yaitu sunnah Rasulullah shalalahu’alaihi wa sallam. 
2. sholat ini disyariatkan waktu seseorang muslim bertaubat dari tiap-tiap dosa, apakah dari dosa besar atau dari dosa kecil, apakah taubat ini dikerjakan selekasnya sesudah sekian waktu daripadanya. 
3. sholat ini ditangani pada semua saat, termasuk juga di dalamnya yaitu beberapa saat terlarang. 
4. Disunnahkan untuk orang yang bertaubat untuk lakukan beberapa amal shalih untuk mendekatkan diri pada Allah berbarengan dengan sholat ini seperti shadaqah serta yang lain. (Majalah Qiblati, Edisi Juni 2007/Disalin dari Ust Abu Muham-mad Herman)

Love it
Loading.. people love it
Leave your Comment

Got a problem?

For general inquiries or to request support with your Indyarocks account, write us at support@indyarocks.com

Spread your word:

Facebook Twitter

color